Ungaran, 26 September 2026 — SD Islam Takhasus Al Madinah ikut serta dalam pelaksanaan Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) 2026 tingkat Kecamatan Ungaran Timur yang diselenggarakan pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di SDN Kalongan 2. Kegiatan ini diikuti oleh 24 sekolah se-Kecamatan Ungaran Timur dan menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, kemampuan, serta di bidang pendidikan dan seni Islami.
Dalam kegiatan tersebut, SD Islam Takhasus Al Madinah mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti beberapa cabang lomba. Aata dan Sheena dari kelas V mengikuti cabang kaligrafi dan khat, Hamzah dari kelas VI mengikuti cabang khat, Nasya dari kelas V dan Fahmi dari kelas VI mengikuti cabang khitobah, serta Hamizan dari kelas V mengikuti cabang adzan.
Setelah melalui serangkaian latihan dan persiapan, para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya. Suasana perlombaan menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak, mulai dari menghadapi suasana kompetisi, menunjukkan keterampilan di hadapan dewan juri, hingga bertemu dan berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain.
Meskipun pada MAPSI 2026 kali ini para peserta belum berhasil meraih juara, hal tersebut tidak mengurangi kebanggaan sekolah terhadap perjuangan dan keberanian mereka. Bagi SD Islam Takhasus Al Madinah, keberanian untuk tampil, kesungguhan dalam berusaha, dan pengalaman yang diperoleh merupakan bagian penting dari proses belajar dan bertumbuh.
Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan pengalaman luar biasa yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan sesuai cabang lomba, tetapi juga melatih mental, rasa percaya diri, kemandirian, serta sportivitas. Pengalaman bertanding bersama peserta dari 24 sekolah menjadi kesempatan berharga untuk belajar, memberikan kemampuan diri, dan memotivasi mereka agar terus berkembang.
SD Islam Takhasus Al Madinah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama baik sekolah, para pembimbing yang telah mendampingi proses latihan, serta Bapak/Ibu orang tua/wali murid atas doa dan dukungan yang diberikan.
Semoga pengalaman MAPSI 2026 menjadi kenangan sekaligus motivasi berharga bagi anak-anak untuk terus bersemangat belajar, mencoba, dan tidak mudah menyerah. Belum membawa pulang juara bukan berarti pulang tanpa prestasi, karena keberanian, pengalaman, dan pelajaran yang diperoleh hari ini merupakan bekal berharga untuk meraih prestasi di masa mendatang.




0 Komentar